-
setiap orang yang gw temuin, akan menjadi konstruksi menjadi diri gw yang sekarang
Gw percaya setiap momen, setiap orang yang gw temuin, akan menjadi konstruksi menjadi diri gw yang sekarang dan diri gw di masa depan.
Seorang sahabat yang paling mengerti diri gw, seorang yang dulu sahabat gw tetapi sekarang sudah kaya orang ga kenal, komunitas pertama yang membuat gw merasa dii terima, sahabat yang selalu menjadi pemberi saran terbaik, sahabat yang menjadi guru terbaik bagi hidup, teman yang mengangkat gw menuju hidup yang lebih baik, sahabat yang memberikan pembelajaran pahit, sahabat yang bisa merasakan penderitaan yang gw rasain.
Komunitas yang tidak menerima gw, orang orang yang berusaha sekeras mungkin menyelamatkan gw dari jurang IP 1, 2 sahabat yg keras dan selalu memberi pandangan lain dalam hidup, sahabat yang slalu bales BBM dengan excited kapanpun itu, sahabat seperjuangan yang mendorong menjadi lebih baik, sahabat dan kakak kelas yang sangat peduli ma gw dengan cara dia sendiri
senior bawel yang selalu memberi gw semangat, murid yang gw bimbing dari awal hignga akhir perjalan kuliah, murid yang seperti duplikat diri lo saking miripnya, murid yang slalu memberikan kebanggaan bagi gw, teman yang membawa gw merasakan rasanya hidup “bandel”, gadis yang sudah seperti adik gw sendiri, sahabat yang menguatkan dan sellau memberi tau gw kebenaran dan membuka mata gw, teman teman yg terlihat asal tapi sangat perhatian, adik yang sulit dimengerti tapi sangat gw sayang, komunitas baru yang membawa hidup baru ke gw, dan pasti orang tua yang sangat suportiv
setiap mereka punya andil dalam membangun hidup gw :) dan gw berterima kasih, dan harus bersyukur :)
-
Belajar…
Belajar…
Gw orang yang beruntung, gw mengenal cukup banyak orang, mengamati cukup banyak orang dan berbagi cerita dengan cukup banyak orang.
Salah satu kesimpulan yang gw tangkep adalah, peristiwa di hidup itu adalah momen belajar bagi kita, sejuta momen yang teman teman gw dan gw alami, merupakan pembelajaran baik bagi yang menjalani maupun yang mengamat.
Ada yang belajar menerima, ketika dia tau bahwa orang yang dia sayangi memang bukan yang terbaik untuk nya di masa depan, ketika dia hanya menunggu waktu, waktu untuk berkata pisah. Dia belajar mengumpulkan keberanian, belajar menerima kenyataan pahit, belajar bahwa terkadang rasa sakit dan tangisan diperlukan bagi kebaikan kedua belah pihak. Ya.. dia belajar
Ada yang belajar menerima, bahwa sekeras apapun usaha kita, pada akhirnya tangan Tuhan bekerja lebih baik untuk kita. Dia yang sudah berusaha sekeras mungkin, untuk mengejar cita-cita dan membahagiakan orangtua, tapi kegagalan masih menghadang. Dia belajar untuk tetap menegakkan kepala, menerima takdir dan mencoba untuk melangkah ke depan.
Ada yang belajar untuk bersyukur. Ketika wanita idaman itu ada disisinya, ia sia-siakan wanita itu. Ketika akhirnya wanita itu harus pergi jauh, rasa menyesal itu akan selalu ada, sekecil apapun. Tapi ia harus melangkah, ia harus kembali pada realita, bahwa ada wanita lain yang bersamanya, bahwa wanita idaman itu bukan masa kininya, wanita idaman itu hanya masa lalu dan mungkin,jika Tuhan mengizinkan, bisa jadi masa depannya.
Ada yang belajar dari pengkhianatan. Ketika kebohongan sudah menyelimuti suatu hubungan, ketika kepercayaan dan pengorbanan di sia-siakan. Dia belajar menerima dan memaafkan. Dia belajar bahwa pria yang selama ini merupakan kekasih dan guru terbaiknya, sudah mengkhianatinya demi wanita lain. Dia mengalami fase nadir dalam hidupnya. Tapi dia bangkit. Dan dia menemukan pria lain, yang lebih baik. Setelah kita belajar ikhlas, pengganti yang jauh lebih baik akan datang ke kita.
Ada yang masih belajar untuk melupakan dan meninggalkan semua kenangan. Rasa penyesalan karena berbuat salah dan rasa sayang yang tidak dapat dibendung menyebabkan jarak beribu-ribu kilometer bukan halangan untuk tetap mencintai orang yang sudah lama ia nanti. Lebih dari 2 tahun ia menanti tanpa jawaban. Ia belum bisa melupakan sosok pria itu. Tapi aku yakin ia akan belajar, karena ia wanita hebat.
Ada ibu yang belajar, bahwa anaknya hanya titipan Tuhan. Suatu saat anak kita akan pergi dan memilih jalan hidup nya sendiri. Para Ibu hanya bisa menangis dalam hari, karena sampai kapanpun berat rasanya bagi seorang ibu, untuk melepas anak-anak mereka. Tapi ia belajar, belajar bahwa sang anak sudah dewasa, sudah memiliki pilihan dan akan menanggung konsekuensi nya sendiri. Ia belajar…
Ada yang belajar menghilangkan luka. Ketika trauma masa kecilnya selalu menghantuinya. Ketika selalu terbayang di otaknya, masa lalu nya yang kelam, ketika ia dijauhi teman-temannya, ketika tidak ada yang mau bekerja sekelompok dengannya. Sekarang, ketika keadaan berubah, ketika ia punya teman-teman yang hebat, trauma itu belum sepenuhnya hilang. Trauma itu selalu membayangi hidupnya. Tapi ia belajar untuk melupakan, melupakan masa lalu yang kelam dan menyongsong masa depan yang cerah.
Ya kita belajar, Karena hidup itu adalah pilihan, Pilihan-pilihan salah yang pernah kita buat harus kita syukuri sebagai bentuk pembelajaran hidup. Terus amati kehidupan sekitar, karena sejuta pembelajaran dapat kita ambil, bahkan dari cerita kecil sahabat terdekat kita.
Cheers XOXO - hamsky
-
Rumah Tebet (Part I)
10-10-1990, hampir 21 tahun yang lalu, gw lahiiir dan semenjak balik dr rumah sakit gw langsung di bawa ke rumah ini. Jalan Tebet barat dlm IX no 21.
Rumah itu bagaikan saksi bisu keberjalanan hidup gw sampai sekarang, Bagaimana gw tumbuh dan berkembang menjadi Ilham yang sekarang.
Once I was I child, i was very very demanding. Gw waktu kecil udah bisa menghabiskan ber jam-jam nonton Laser Disc Power Ranger di Kamar gw (yang sekrang kita kenal sebagai kabar bonyok gw).
Gw inget waktu kecil gw lari dari TV depan ke kamar gw gara-gara nonton Ksatria Baja Hitam. Yoaa gw takut banget ama Ksatria Baja Hitam, makanya gw ga pernah tau apa ceritanya haha.
Dulu gw tidur di kamar terpisah sama bokap nyokap, (di kamar Anggi sekarang), tapi gw tuh manjaa banget dan akhirnay tidur sama bonyok. Akhirnya 3 tahun berselang lahirlah Anggi.
We were such a happy small family. Gw dan Anggi koleksi berbagai boneka. Favorit Anggi tuh Winnie The Pooh yang kita kasih nama Winny, dan favorit gw boneka Kangguru yang gw kasih nama Roo.
Ketika gw 4 tahun datanglah pembantu legendaris rumah gw. Mbak Darmi. Gw panggilnya Mbak Ni. Mbak Ni itu skill nya luar biasa, masak bisa, beres2 bisa, rajin banget lagiii.
Gw pertama mengenyam pendidikan di TK Adhiyaksa. I was a talented kid (still rite guys? haha).
I was very attached to my dad and mom. Gw slalu save and secure in their hands, in this very warm house. I never had a thought that life can be so cruel outside :(
Dan gw masuk ke TK Al Azhar, awal dari prestasi gw. Di TK B gw mulai merasa sulit untuk berinteraksi dengan orang, mungkin karena gw rada berbeda dibanding yang lain.
Gw ga bisa berinteraksi dengan orang, gw tuh di zonk in ma anak-anak disini lah awal dari smua traumatis gw. Gw besar menjadi orang yang butuh perhatian dan suka berteman. Once i was a kid, my friends didn’t like me a lot :( Gw tumbuh jd anak yang butuh berteman, butuh dekat dgn orang2 yang menganggap gw teman.
Setiap pembagian tugas kelompok bahkan di 8 atau di TI, gw pasti trauma dan takut ga ada yang mau sekelompok ama gw, bayangan masa kecil itu ga bisa ilang dari otak gw, segimanapun gw meyakinkan sekrang gw punya teman-teman yang super baik, bayangan itu ga pernah pergi. Setiap ada pembagian kelompok gw takuut banget, takuut banget ga ada yang mau ama gw.
Di tengah masa kecil gw yang terkucilkan, gw tumbuh menjadi anak yang imajinatif. gw lebih senang di rumah dan duduk berimajinasi, ini yang menjadikan gw spesial. Rumah ini jadi tempat gw duduk berkhayal jadi power ranger, punya naga, dll. Rumah ini satu2nya tempat gw merasa save, bersama keluarga gw. Bersama papa mama anggi dan Oma. Tempat dimana pada saat itu mereka adalah satu-satu nya orang berharga yang gw punya :(
-
Elsa Yudhita Yusra - One of the best girl I ever met
Elsa Yudhita Yusra. Mahasiswa Teknik Kimia ITB 2009. SMAN 8 Jakarta 2008. Dia itu salah satu temen gw dari SMA, tapi gw baru kenal ma dia sejak TPB
Doi nih punya prestasi segudang gedeee. Dia dulu pertukaran pelajar ke Texas, Keterima di Ekonomi NTU (eh bener ga sih sa?), dapet Tekkim, delegasi HNMUN, skrg dia ikut Vacation Training Schlumberger)
Sakti gila, knapa gw sangat mengagumi temen gw yg satu ini. Karena satu hal, yaitu IMPERFECTION alis ketidaksempurnaan nya.
Mungkin didenger aneh, tapi gw orang yang cukup mengenal dia. Dia mahasiswa yang berlajarnya terseok-seok saat akan Ujian, baru buka rangkuman Kimia Organik berapa lembar udah terpar di McD, yang kalo belajar trus tidur bangunnya bakal susah.
Elsa yang sangat melankolis, gak enakan, memikirkan perasaan orang, tapi di sisi lain, suka sutet karena hal yg ga terlalu besar, suka ga enak mukanya kalo gw kata2in ama berberapa oknum.
Lebih dan Kurangna elsa itu yg bikin gw bangga. Anak yg imperfect ini bisa membuat prestasi yang luar biasa. teman gw yg sangat sederhana. tapi bisa membuat gw merasa dibutuhkan, bisa membuat gw merasa ada orang yg btuh dan sayang ma gw. Sahabat yang ingetin gw terus kalo gw salah.
Orang yang dari luar memandang prestasi Elsa, tapi gw punya pandangan lain, Elsa adalah orang yg mungkin tidak sempurna, penuh kekurangan, tapi bisa membawa kelebihannya melampaui batas berberapa orang.
Haha gitu aja, love U XOXO
-
Boyfriends come and go, Husbands might argue with you, but your Best Friend will always be there & think you’re always right. #TLS
@putibungo -
saat mulut manismu memanggil namaku, hatikupun bergetar bagai terserang rindu, betawa aku menyanjungi dirimu, buta mata dan hati utk yg lain
Melly goeslow -
my favorite models from ANTM (cycle 9-15)
20. Jenah (cycle 9 - 3rd rank) - (best shot : Plant photoshoot as moss)

19. Erin (cycle 13 - 3th) - Scarf photoshoot with Tyra

18. Katarzyna (cycle 10 - 5th) - Music Genre Photoshoot (emo)

17. Analiegh (cycle 11 - 3rd) - Fierce Awards Photoshoot (as Interviewer with attitude)

16. Raina (cycle 14 - runner up) - Perfume Ad

15. Chris (cycle 15 - 5th) - Luca Libre Photoshoot

14. Fo (Cycle 12 - 5th) - Color Face Photoshoot (red)

13. Samantha (cycle 10 - runner up) - Natural Disaster Photoshoot (Tidal Wave)

12. Anya (cycle 10 - runner up) - Paparazzi Photoshoot

11. Nicole (ANTM 13 winner) - Hawaiian Goddess Photoshoot

10. Saleisha (cycle 9 winner) - Recyclable material photoshoot

9. Chantal (cycle 9 runner up) - Great Wall Warriors group shoot

8. Rae (Cycle 13 - 7th) - Reenacting Baby Picture (Rae of Sunshine)

7. Lexie (cycle 15 - 10th) - Underwater beauty photoshoot

6. Angelea (cycle 14 - 3th) - Covergirl photoshoot (as fashionista)

5. Teyona (cycle 12 winner) - portraying Carmen Miranda

4. Chelsey (cycle 15 - runner up) - Covergirl photoshoot

3. Krista (cycle 14 winner) - Sheep photoshoot (looks like a tornado)

2. Jennifer (cycle 13 - 4th) - ninja warrior photoshoot

1. Fatima (cycle 10 - 3rd) - Fuerza Bruta Photoshoot

yang bagus lagi tapi ga masuk list
- Bianca (cycle 9 ) - blazing car in the desert
- Whitney (cycle 10) - music genre (grudge)
- mckey (cycle 11) - ship photoshoot
- laurenbrie (cycle 11) - stair and ballon photoshoot
- allison (cycle 12) - exotic bird photoshoot
- brittany (cycle 13) - scarf photoshoot
- Alasia (cycle 14) - Vampire photoshoot
- kayla (cycle 15) - statue photoshoot
-
Kontribusi gw buat orang banyak
Akhir2 ini di bandung, gw bertemu dengan banyak orang yg menurut gw hebat. Gw ngeliat betapa kemahasiswaan ITB adalah hal yg sangat besar, gw melihat orang2 yang sangat hebat bahkan di TI. Putra yang kharismatik, Gilang yang sayang loyal pada angkatan, Isme dengan idealisme nya yg anti apatis. Kalo gw runut kebelakang, banyak orang hebat yg juga gw temuin, Fara Ramadina (wanita spesial yg benar mencerminkan keseimbangan hidup), Sandy (udah ngeri banget nih anak), bahkan Achi (yg udah bisa nyari duit sendiri di usia yg masih sangat muda).
Dan gw berpikir, apa sih yg gw lakukan buat orang2 di sekitar gw, apa yg gw lakukan buat lingkungan gw. Gw bukan orator yg bisa nyemangatin orang, gw bukan pemikir yg memikirkan nasib bangsa ini kedepanya (otak gw ga nyampe). Panutan gw bukan orang2 hebat seperti Mahatma Gandhi atau Pramudya Ananta Toer.
Gw adalah Ilham, si penyuka Glee, Beyonce, American Idol. Gw adalah ilham yang berbeda dari orang kebanyaka, silahkan anda presepsikan sendiri apa maksud dari kata berbeda disini. ITB penuh dengan orang hebat, tapi siapakah Ilhamsyah akbar diantara orang2 hebat itu?
Ketika gw meninggalkan rutinitas gw di bandung untuk ke jakarta sejenak, gw menemukan jawaban atas pertanyaan gw itu.
Gw bertemu sahabat2 terbaik yg pernah ada di salah satu part dalam hidup gw, gw bertemu ucup, randy, hasfi, otis, dan Kamal. mengenang sejenak peristiwa2 bodoh dan tulisan2 di kamar gw, yang kita buat waktu SMA. Gw kangen tawa gw bersama teman2 gw itu. Di TI memang gw jarang bergaul dengan cowok, paling yg gw lumayan deket itu sama Dito. Bertemunya gw dengan teman2 SMA gw ini merefreshkan otak gw untuk sejenak.
Ketika gw berbincang, gw baru sadar, gw pernah berbuat sesuatu untuk orang lain, keberadaan gw membawa kebaikan bagi orang lain.
Otiz bilang, bahwa perkenalan dia dengan gw, membuat dia bisa melihat hidup dari sisi lain, bisa memandang hal yg berbeda dari sisi lain. Tidak semua yang berbeda itu buruk. Seorang gw bisa mengubah pandangan orang lain. Gw sangat senang.
Kemudian gw meningat masa lalu gw
Betapa kata2 gw bisa sedikit membantu sahabat terbaik gw Yusuf Djonli. Gw ingat bahwa gw adalah orang pertama yg ucup panggil ketika dia butuh temen cerita.
Gw ingat gw yang slalu berusaha membuat Elsa ketawa, membuat Elsa melepas sejenak ke-hectic-an nya untuk perbincangan dangkal dengan gw.
Gw inget bagaimana Kindy Aulia melanjutkan impian gw menjadi dokter, bagaimana gw memberikan semua yg terbaik buat bekal dia menuju FKUI
Gw inget gw ama nindya cz nangis2an di kamar, dan di kosan dia, menuangkan kesedihan hati masing, gw seneng bisa menjadi kakak bagi nindya
Gw inget bagaimana omongan gw bisa mengubah hidup pasangan Rara - Ogi, Rara yg udah gw anggep kaya ade gw sendiri
Bagaimana gw berusaha selalu ada buat sayangku Amanda Davianti. karena gw adalah orang yg bisa ngerti apa yg dia rasain.
Semua yg terjadi di masa lalu gw, mengingatkan gw. Bahwa gw punya kemampuan mengubah hidup orang, gw bukan orang yg pemikiranya dalam, dan bisa memotivasi orang. tapi gw selalu berusaha mencoba menyentuh hati orang2, dan dengan gw yang apa adanya ini gw berhasil memberikan sesuatu buat orang, bukan hal besar, tapi cukup bagi gw.
Itu lah ilham yg gw lupa pernah ada, gw yang selalu jadi ilham yg berbeda, yang apa adanya, tapi bisa memberikan sesuatu.
ketika teman lama gw mengucapkan hal kecil kaya “ham kangen lo kmana aja” gw ngerasa senang, gw udah meninggalkan sesuatu di kehidupan mereka :)
ketika gw kembali ke bandung, gw sudah menemukan diri gw, dan posisi gw di mata orang2. ya ilham yang dangkal, berbeda. senjata gw bukan pemikiran dan segala macem, tapi sayang gw buat orang, cuma itu yg gw punya dan yang akan gw berikan ke orang2.
gw nulis ini bukan maskud sombong, tpi gw memotivasi diri gw sendiri untuk bisa terus berbuat baik ke orang, dengan cara gw sendiri, karena akhir2 ini gw sudah lupa dnegan kehebatan gw, dimana hanya gw yg punya. karena setiap orang terlahir berbeda, karena itu kita spesia,
-
(generate your own tumblrcloud)
-
sepiiii
Gw orang yang sudah terbiasa dengan keramaian. Setidaknya 4 tahun terakhir.
3 tahun yang lalu gw hampir selalu menghabiskan hari sabtu gw untuk latihan bola, ya nonton doang sih. Setelah itu jalan2 aja atau gak ngabisin waktu gak jelas di rumah gw. Ada suatu masa dimana Hasfi, Ichsan, Rama, Ucup, Otiz, terkadang Randy atau Rendy, hampir tiap hari ada di rumah gw. Cuma sekedar maen WE sih, tapi entah kenapa rasanya seru banget. sempet ada kompetisi W, biasanya sih yang menang Rama. Kadang2 juga maen capsa, aturan yang buat sendiri2. biasanya sih kalo ini kamal yang paling heboh. Farsya yang sok yakin menang, pernah bersumpah kalo kalah dia bakal terjun dari bidakara, dan saat itu juga dia kalah. Untung sampe sekarang nih bocah masih idup. Ada juga masa2 lagi In banget Guitar Hero, Gw ampe nonjok si djonli gara2 kerjaannya nge gerecok mulu. Atau maen WE dragon ball, kalo ini biasanya Biji yang menang.
Trus inget lagi jaman2nya nyokap gw masak enak buat orang2. Atau setidaknya makan nasi goreng bola yang ga ada rasanya sama sekali (tapi tetep aja berebut) atau Ayam Tiren yang cuman 3000-an di pasar tebet yang diragukan kebersihan dan kualitasnya.
Trus nyokap bokap gw membelikan gw papan tulis, dimana gw mulai mengajar anak2 untuk persiapan UAN dan sumatif. bahkan pernah ada insiden dengan om gw ahaha. Dulu pas bulan puasa pasti ada aja yang buka puasa di rumah gw. Dirumah gw juga ada gitar, biasanya Rama yang maen nih.
Kamar gw tuh isinya tulisan, curhatan, kata2an (aer). Kalo ada yang mau curhat pasti mengungsi dari keramaian menuju ke kamar gw.
Trus juga ada video sampah yang pernah dibuat. Tiap hari kerjaanya ngatain orang mulu kagak bosen2. gw aja heran kok bisa bahanya gak abis2. orang kerumah gw udah ga kaya bertamu ahahaha.
Trus regenerasi berlanjut. Isi rumah gw orang2 macem Ryco, Kindy (ini 2 orang seneng banget curhat ahaha), Iman, Idham, Rara, Nindya, Ayman, Si Pongo Boy Riyandi (rastaman). Ada juga orang2 unik macam Bung Sentanu dan Ari W (yang suka ajaib kadang2). Pernah suatu hari mau ke anyer malah nyasar ke ancol, pernah juga ada naga keluar dari WC. ahahaha
Trus ada juga my lovely girls, Raisa Adila, Syiki Mursyid, ALstonia, Indira Kemala, Nindya Chaerunissa, Farah Nabila, Lusiani Puspita, Vania Kusuma W, and Dwinta Astiarini.
Dengan dunia seramai itu, hidup gw anti sepi ahaha.
Sekarang lupakan jakarta, lihat kehidupan gw di bandung.
I have 6 great girls in my side. tapi ya gimanapun mereka cewek, bukan tipe yang terlalu suka jalan dan kongkow juga. gw banyakan nganggur bengong gak tau mau ngapain sepi di kosan, rasanya gak aneh banget. gw yang terbiasa rame skarang harus ngedekem sepi di kosan. ah tai banget kalo gw pikir2. tapi yaaa, setelah gw pikir2, gw pernah punya masa2 yang sangat ajib bet. masa dikasih sgini aja ngeluh sih, dan sooner or later gw akan dapet kehidupan yang menyenangkan seperti yang dulu gw punya ahahaha.
